Profil Kecamatan Bogor Selatan

GAMBARAN UMUM


Kondisi Umum.

Kondisi Geografis
Kecamatan Bogor Selatan sebagai salah satu Kecamatan di wilayah Kota Bogor, dengan luas wilayah 3081 Ha.

Adapun batas-batasnya adalah sebagai berikut :

  1. Sebelah Utara :   Berbatasan dengan Kecamatan Bogor Selatan;
  2. Sebelah Timur :   Berbatasan dengan Kecamatan  Bogor Timur dan Ciawi;
  3. Sebelah Selatan :   Berbatasan dengan Kecamatan Cijeruk Kab. Bogor;
  4. Sebelah Barat :   Berbatasan dengan Kecamatan Bogor Barat;

Kecamatan Bogor Selatan terbagi dalam 16  Kelurahan sebagai berikut :

  1. Kelurahan Empang
  2. Kelurahan Bondongan
  3. Kelurahan Batutulis
  4. Kelurahan Cikaret
  5. Kelurahan Ranggamekar
  6. Kelurahan Pamoyanan
  7. Kelurahan Mulyaharja
  8. Kelurahan Cipaku
  9. Kelurahan Lawanggintung
  10. Kelurahan Pakuan
  11. Kelurahan Muarasari
  12. Kelurahan Harjasari
  13. Kelurahan Kertamaya
  14. Kelurahan Rancamaya
  15. Kelurahan Bojongkerta
  16. Kelurahan Genteng

Kondisi fisik Kecamatan Bogor Selatan secara tofografi mempunyai lahan yang baik untuk mendukung kegiatan perkotaan seperti pemukiman, perkantoran, perdagangan, industri, pariwisata, pertanian dan lain-lain.

Sedangkan secara hidrogeologinya, beberapa sungai melalui Kecamatan Bogor Selatan antara lain dilalui beberapa sungai, yaitu sungai Cisadane yang semuanya mempunyai aliran anak sungai. Sungai yang terdapat di daerah Kecamatan Bogor Selatan sangat membantu terhadap drainase di wilayah Kecamatan Bogor Selatan . Berdasarkan data yang diperoleh, Kecamatan Bogor Selatan juga mempunyai curah hujan yang cukup tinggi seperti daerah Bogor lainnya yaitu antara 3.500 s/d 4.500 mm/tahun dimana Kelurahan-kelurahan yang berada di wilayah bagian utara mempunyai spesifikasi rata-rata curah hujan antara 3.500 s/d 4.000 mm/tahun dan 4.000 s/d 4.500 mm/tahun. Intensitas curah hujan minimum terjadi pada bulan april s/d Oktober antara 128 s/d 345 mm/tahun. Sedangkan kondisi suhu seperti halnya wilayah Bogor lainnya yaitu berkisar antara 26 C s/d 34 C dengan kelembaban udara menjadikan Kecamatan Bogor Selatan sangat cocok juga untuk dijadikan kawasan pemukiman.

Kondisi Demografi
Kondisi penduduk di Kecamatan Bogor Selatan tersebar cukup merata diberbagai Kelurahan yang terdapat di wilayah ini dengan proporsi terhadap keseluruhan penduduk Kecamatan Bogor Selatan yaitu berada di Kelurahan Kertamaya untuk jumlah penduduk terkecil dan di Kelurahan Cikaret untuk jumlah penduduk terbanyak pada tahun 2009. Perkembangan tersebut memicu terjadinya alih guna lahan dari non pemukiman ke pemukiman.

Dalam kurun waktu yang sama Kelurahan yang lainnya mengalami penambahan jumlah penduduk, dengan laju pertumbuhan penduduk yang berdasarkan pengamatan lapangan kebanyakan pendatang dari daerah DKI Jakarta maupun luar kota lainnya, selain pertumbuhan penduduk secara alami. Sementara itu ada fenomena menarik bahwa Kelurahan-kelurahan yang berada di pinggiran juga mengalami penambahan jumlah penduduk dengan angka pertumbuhan yang bervariasi.Sementara itu apabila dilihat dari kepadatan di wilayah ini, Kelurahan Bondongan memiliki kepadatan penduduk tertinggi, yaitu sebesar 23,205 jiwa/Ha, dan Kelurahan Kertamaya memiliki kepadatan penduduk terendah, yaitu 1,37 jiwa/Ha. Kepadatan penduduk di Kecamatan Bogor Selatan dapat digolongkan menjadi tiga bagian, yaitu kepadatan rendah, kepadatan sedang dan kepadatan tinggi. Dengan nilai dari masing-masing golongan sebagai berikut :

  • Golongan Kepadatan Penduduk Rendah     : 21,56 Jiwa/Ha-41,76 Jiwa/Ha;
  • Golongan Kepadatan Penduduk Sedang      : 41,76 Jiwa/Ha-64,84 Jiwa/Ha;
  • Golongan Kepadatan Penduduk Tinggi        : 64,84 Jiwa/Ha-190,84 Jiwa/Ha;

Berdasarkan penggolongan diatas, Kelurahan-kelurahan yang termasuk dalam golongan kepadatan penduduk rendah adalah : Kelurahan Kertamaya,   Sedangkan Kelurahan yang termasuk golongan kepadatan penduduk sedang adalah Ciakret Sementara itu kelurahan lainnya termasuk kelurahan dengan golongan kepadatan penduduk tinggi, tersebut adalah : Kelurahan Bondongan.

Komposisi penduduk Kecamatan Bogor Selatan didominasi oleh penduduk usia muda dengan jumlah yang signifikan pada penduduk usia produktif dengan perbandingan jumlah penduduk usia produktif dan non produktif yang hampir mencapai angka 2 : 1.

Jumlah penduduk perempuan dan laki-laki di Kecamatan Bogor Selatan cukup berimbang dengan proporsi hampir mendekati 1:1. perbandingan jumlah penduduk perempuan dan laki-laki .
Sebagian besar penduduk Kecamatan Bogor Selatan sebagai pegawai swasta dan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Keberadaan Kantor-kantor Pemerintah di sekitar Bogor Selatan baik itu Kantor Pemerintah maupun penelitian yang cukup banyak dapat menjelaskan jumlah yang cukup signifikan pada presentase ini.

Mudahnya jalur Commuter menuju Jakarta membuat banyak pekerja di kantor-kantor swasta yang beraglomerasi di daerah Jakarta dan sekitarnya, memilih untuk tinggal di Bogor akan tetapi melakukan kegiatannya diluar Kota Bogor.

CopyRight@Kantor Kominfo Kota Bogor